Liputan6.com, Jakarta - Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makanan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat daerah dengan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pengurus Daerah Tingkat II (DPD II) di sejumlah kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat.
Langkah ini dilakukan dalam agenda silaturahmi strategis yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP APPMBGI, Abdul Rivai Ras, bersama jajaran pengurus pusat di Bandung.
Turut hadir Wakil Ketua Umum I Siti Nur Azizah Ma’ruf Amin, Wakil Ketua Umum II Margaretha Hanita, serta Dewan Pakar Reni Mayerni. Kehadiran mereka menegaskan komitmen organisasi dalam membangun struktur yang solid hingga ke tingkat daerah.
Dari pihak tuan rumah, Ketua DPD I Jawa Barat Yanuar Ady Saputra beserta jajaran pengurus menyambut rombongan DPP dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi.
Dalam kegiatan tersebut, DPP APPMBGI menyerahkan SK kepengurusan DPD II kepada sejumlah perwakilan daerah, yakni Kabupaten Garut, Kota Depok, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Bandung.
Ketua Umum APPMBGI Abdul Rivai Ras menegaskan, penguatan struktur organisasi di tingkat daerah menjadi fondasi utama dalam memastikan implementasi program berjalan efektif.
“Jawa Barat memiliki posisi strategis sebagai salah satu provinsi dengan potensi terbesar dalam pengembangan ekosistem makanan bergizi. Dengan terbentuknya DPD II di berbagai wilayah, kami optimistis akselerasi program dapat berjalan lebih terstruktur dan menjangkau masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, APPMBGI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi, tetapi juga sebagai platform nasional yang mengintegrasikan pelaku usaha, pengelola dapur, serta berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung keberhasilan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) secara berkelanjutan.
Agenda silaturahmi ini juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat hubungan antara pengurus pusat dan daerah. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan ramah tamah yang berlangsung hangat.
